Jangan Mainan Ponsel Ya Dik

Kamis, 12 Maret 2009 Leave a Comment



Ponsel, telpon seluler, gadget atau yang biasa disebut juga dengan HP alias telpon genggam Nee adalah alat paling menjamur di Indonesia, gimana enggak? sekarang ini Indonesia adalah salah satu negara yang masyarakatnya paling banyak menggandrungi alat yang satu ini. Sekarang bayangkan, ponakan Gw ja, yang baru duduk di bangku SD udah mulai pencet-pencet HP tiap hari, telp sana-sini blah..blah...dan seterusnya. Sekarang rata-rata semua orang Indonesia memiliki alat yang namanya HP ini, mulai dari lapisan masyarakat yang paling bawah sampai dengan yang atas, mulai dari tukang becak sampai Bapak Presiden kita.

Emang, diliat dari segi fungsional HP sangat bermanfaat banget bagi kita dan juga HP tidak mengenal kelas sosial dimana semua orang bisa membelinya dengan mudah, harganya pun juga sangat terjangkau. Tapi saat ini fungsi HP juga sedikit berbeda, semakin berkembangnya kecanggihan HP dengan bertambahnya fitur-fiturnya dan alat-alat lain yang di tambahkan seperti kamera dan lain sebagainya kini fungsi HP yang dulunya sebagai alat komunikasi berubah menjadi alat untuk membuat film porno...hehehehe sorry “HP” bukan maksud ane menyalahkan dikau Cuma ini bicara fakta.
Bagaimana dengan negara lain? Di Amerika seorang remaja berusia 13 tahun bernama Reina Hardesty mengirim sms sebanyak 14528 kali dalam bulan Desember 2008 ini berarti dia mengirim 470 sms dalam satu bulan, dan ini membuat terkejut orang tuanya yang mendapatkan tagiahan telpon setebal 440 halaman dan sekarang orang tua Reina tidak memperbolehkan mengirim sms setelah makan siang.
Beda Amerika beda pula di negara Prancis, pemerintah Prancis kini meresmikan undang-undang baru yang tidak memperbolehkan iklan ponsel di tujukan untuk menarik para pembeli yang masih berumur di bawah 12 tahun. Di sana juga telah dikampanyekan anjuran untuk orang tua agar tidak memberi ponsel pada anak-anaknnya. Sedangkan di finlandia dan inggris juga melarang penggunaan ponsel pada anak-anak walaupun hanya sebatas rekomendasi.
Sekarang semuanya kembali kepada kita apakah kita akan menyerahi anak-anak dan adik-adik kita dengan alat komunikasi yang disebut ponsel ini...?

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By Vandy 165

2 komentar »

  • yanuar catur rastafara said:  

    bener itu,,jangan sekali2 anak masih sd udah diberi hape
    mending dikasih ke aq
    hahahaha

  • Anonim said:  

    they, however, give off unimaginable faculty. links of london charms The key is how to decide properly. The shape of links of london charms Earrings is connected to one’s face mold. People with triangular charms bracelets face are not apposite to bear long Links Of London Earrings with pendants links of london womens watches while studs in around identity can proffer a substance of coordination. links of london watch uk If you have an oval face, you can erode Links Of London Earrings in any style. cheap links of london rings Please never try too long, too small or too big ones. Round-faced people should links of london rings sale avoid bearing small or oblate Links Of London Earrings, links of london necklaces which can make face look longer. If you have a slim feature, links of london earrings you can costume small Links Of London Earrings with delicate design. Links of london Chains Londonlinksreplica.com is your best Links of London Jewelery online mass where a great variety of are provided at hot charge.

  • Leave your response!